Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

VCN BNI untuk deposit ke broker OANDA

Halo teman-teman, apa kabar semua? Kali ini saya akan berbagi cerita tentang percobaan deposit ke broker menggunakan VCN BNI.

Bagi yang belum tahu, VCN BNI merupakan model inovasi pembayaran yang mudah, aman dan nyaman untuk transaksi belanja online di Merchant Online.

Mekanisme penggunaan Virtual Card Number (VCN) yaitu sebagai pengganti Kartu Debit BNI asli yang berlogo MasterCard. VCN itu sendiri, sumber dananya berasal dari tabungan BNI atau rekening giro perorangan.

VCN BNI ini diterbitkan oleh Bank Negara Indonesia dan dapat digunakan oleh nasabah yang menggunakan kartu debit berlogo Mastercard.


Untuk permintaan VCN dapat dilakukan langsung, yaitu melalui SMS Banking atau Mobile Banking. Mudah bukan?

Btw, untuk saya sendiri saya coba langsung menggunakan Mobile Banking karena itulah metode yang paling sering saya gunakan karena kemudahannya.

Biasanya saya menggunakan VCN ini untuk melakukan pembelian online dimerchant tertentu, misalnya ketika membeli domain di registrar NameCheap kemudian saya membayar via VCN BNI dan ternyata berhasil.

Selain itu, VCN BNI ini juga bisa untuk verifikasi PayPal dan setelah saya coba juga berhasil tanpa ada kendala.

Intinya, pada dasarnya sebagian besar pembayaran online berhasil dilakukan dengan menggunakan VCN ini.


Nah karena kebetulan karena banyak broker yang menyediakan opsi deposit melalui Debit/Credit Card, maka saya mendapat ide untuk melakukan deposit ke broker menggunakan VCN ini, apakah bisa berhasil?

Setahu saya VCN BNI ini direkomendasikan hanya untuk belanja online transaksi satu arah karena bersifat sementara (virtual card) jadi tidak disarankan untuk transaksi yang berlangsung secara dua arah.

Tetapi saya tetap mencobanya untuk iseng, biasanya untuk deposit di beberapa broker saya menggunakan deposit lokal (jika support), jika tidak menggunakan opsi e-payment seperti fasapay (yang biayanya murah), Neteller, atau Skrill.


Beberapa kali saya melakukan deposit menggunakan e-payment dan seringkali was-was dan terkesan tidak aman karena menggunakan pihak ketiga yang menjual saldo. Selain itu rate-nya juga tinggi dimana harga jual-beli saldo tersebut selisihnya jauh.

Nah, akhirnya saya coba iseng deposit ke broker yang menyediakan opsi deposit via kartu Debit / Kredit. Kebetulan broker yang saya coba yaitu broker OANDA.


Btw saya coba broker OANDA karena broker ini salah satu broker yang memberikan keringanan deposit dimana minimal depositnya hanya 0 USD (tidak ada minimum), jadi bisa dicoba dengan dana kecil. Selain itu karena saya sudah punya akun di broker ini jadi tidak perlu repot buat akun lagi hehe.

Tanpa basa-basi, langsung saja request VCN lewat M-Banking dan mendapatkan kode berupa nomor VCN, CVC, dan Bulan/Tahun expired.

Setelah itu, kemudian saya input data berupa 16 digit nomor VCN, 3 digit CVC, dan MM / YY tahun expired ke opsi deposit disitus OANDA dan setelah beberapa menit saya bisa mendapat pemberitahuan di email bahwa setoran deposit saya berhasil.

Setelah saya cek akun tradingnya dan ternyata sukses yang dibuktikan dengan saldonya bertambah. Hehehe.


Saya kaget sekaligus kagum, karena ternyata VCN BNI berhasil untuk deposit ke broker tersebut. Btw, saat itu, saya hanya deposit sebesar 10 SGD dan konversi kurs yang didapatkan sesuai dengan kurs bank yang berlaku saat itu.

Jadi bisa dibilang deposit menggunakan cara ini lebih menguntungkan karena rate-nya lebih kecil dibandingkan menggunakan e-payment seperti Neteller / Skrill (untuk Fasapay sebenarnya murah tapi masih banyak broker yang tidak menyediakan opsi ini).

VCN BNI untuk deposit ke broker OANDA
VCN BNI untuk deposit ke broker OANDA


Nah, gambar diatas adalah screenshot dari riwayat transaksi akun saya dibroker OANDA dimana yang ditanda kotak hitam merupakan transaksi Deposit dan Withdraw yang dilakukan dengan VCN BNI yang berlogo Mastercard.

Untuk broker OANDA, mereka tidak dapat menerima deposit melalui Skrill / Neteller / Fasapay, opsi bank lokal atau ibanking juga tidak tersedia, jadi satu-satunya cara untuk deposit di broker ini yaitu dengan menggunakan opsi wire transfer dan kartu debit / kredit.

Saya juga sebetulnya agak terkejut karena sebagian besar broker yang diatur oleh regulator US (NFA / CFTC) kebanyakan tidak menyediakan opsi deposit / withdraw melalui pembayaran elektronik (e-payment).


Nah karena seteleh saya deposit berhasil, maka kemudian saya iseng juga menarik dana dari broker tersebut (withdraw). Dan ternyata penarikan ini diproses oleh broker OANDA, padahal jumlahnya terbilang kecil.

Hanya beberapa jam setelah saya request, WD diproses oleh broker dan statusnya tertulis "Complete".


Tapi, ini dia masalahnya, sistem refund VCN butuh waktu lama sehingga dana withdraw tersebut baru masuk ke rekening tabungan saya setelah beberapa minggu (sekitar 2-3 minggu).

Mungkin kalau kontak ke CSnya BNI bisa lebih cepat, tetapi sengaja saya tidak melakukan itu. Dan ternyata uang bisa mendarat dengan selamat direkening bank.


Jadi, bisa ditarik kesimpulan:

Bisakah saya melakukan deposit ke broker menggunakan VCN BNI?

Jawabannya adalah bisa dan berhasil, tetapi itu tergantung dari broker yang digunakan (kebetulan saya mencoba menggunakan broker OANDA dan terbukti berhasil).


Meski saya coba dengan dana yang imut, tapi setidaknya setoran berhasil dilakukan. Untuk selanjutnya menurut saya tidak ada masalah karena saya mencoba yang kedua kalinya juga sukses.

Oh ya, jika Anda menggunakan kartu Debit / Kredit ini untuk penarikan maka maksimal yang bisa anda tarik yaitu sesuai dengan jumlah maksimal dana deposit yang anda lakukan (karena sistemnya "refund" sehingga tidak bisa melebihi jumlah yang didepositkan). Nah, untuk penarikan yang melebihi deposit biasanya disediakan opsi melalui wire transfer.

Saya masih penasaran jika suatu saat jika kartu VCN / Debit / Kredit yang sudah expired apakah penarikan bisa melalui kartu tersebut atau tidak, atau harus memilih opsi wire-transfer sebagai cara withdraw dari brokernya hehe.


Broker OANDA ini adalah broker yang memiliki regulasi dari banyak negara seperti NFA / CFTC di US, FCA di Inggris, MAS di Singapura, IIROC di Kanada, dan ASIC di Australia.

Namun sayangnya broker ini terbilang ilegal beroperasi di Indonesia karena tidak diregulasi oleh BAPPEBTI, sehingga masuk daftar blacklist broker yang diblokir oleh regulator Indonesia tersebut.

Yang saya suka dari broker OANDA ini menawarkan opsi trading dalam jumlah unit, sehingga trader bisa leluasa trading dengan lot kecil, bahkan trading sekecil lot nano.

Bayangkan saja, saya pernah menjadi MC di broker ini dan hanya memiliki saldo 0,04 SGD (tidak ada 1 SGD) menggunakan leverage 1: 100 dan saya masih bisa membuka posisi.

Bahkan jika saya mendaftarkan akun tipe cent di broker lain dengan saldo sebesar itu dan menggunakan leverage besar masih tetap tidak bisa open posisi, tetapi dibroker OANDA ini sangat fleksibel.


UPDATE!
Setelah saya coba dua kali deposit dan penarikan menggunakan broker OANDA via VCN BNI, ini berjalan lancar, tapi untuk ketiga kalinya ada masalah dimana deposit tidak diproses.

Meskipun masa berlaku VCN BNI hanya sementara, namun saat Withdraw tetap masuk ke rekening saya (hanya saja waktu yang diperlukan cukup lama).


Pengalaman WD pertama kali bisa sampai 3 minggu tapi saat saya test WD kedua hanya membutuhkan beberapa hari. Mungkin alasan yang memakan waktu lama bukan dari brokernya tapi dari sistem bank BNI / Mastercard.

Btw, untuk setoran menggunakan Mastercard / VISA dibatasi hanya 50.000 USD per bulan jadi jika Anda ingin setoran lebih besar dari itu, opsi yang paling cocok adalah menggunakan wire-transfer.

Jadi, kesimpulannya deposit ke broker OANDA dengan menggunakan VCN BNI bisa dan terbukti berhasil tetapi tidak disarankan untuk jangka panjang dan dana besar karena sifat kartu VCN BNI yang sementara. Terimakasih.

Posting Komentar untuk "VCN BNI untuk deposit ke broker OANDA"